Melanjutkan perjuangan 41

Jokam Cyber Community [Berpengaruh Tidak Terpengaruh]

the best friendst

the best friendst
"Menampung Aspirasi, Menyampaikan Informasi, Menjalin Komunikasi, Mendekatkan Instituisi"

Selasa, 23 Februari 2010

valentine? oh no!!! Pesan Baru

VALENTINE'S DAYS atau hari kasih sayang adalah sebuah tradisi bagi kaum muda mudi yang biasa diperingati setiap tanggal 14 Februari di berbagai negara yang secara realitanya bukan hanya remaja dan ABG (Anak Baru Gede) saja, tapi mereka yang sudah berkeluarga pun ikut memeriahkannya dengan berbagai cara serta keunikan tersendiri dalam mengungkapkan sebuah arti kasih sayang.

Dengan berlabelkan Cinta, Valentine's Days (baca VD) kian membudaya di Indonesia entah sejak kapan asal muasal VD datang dan dimeriahkan di negeri ini, yang jelas VD adalah sebuah prodak Eropa beberapa abad lalu yang kemudian diikuti oleh sebagian rakyat Indonesia.

Banyak versi yang menerangkan asal muasal VD. Versi Pertama, VD adalah sebuah tanggal untuk mengenang tokoh Kristen bernama Santa Valentine yang tewas sebagai martir, ia hukum mati dengan cara dipukuli dan dipenggal kepalanya pada tanggal 14 Februari 270 M oleh Kaisar Romawi yaitu Raja Cladius II (268-270). Versi Kedua, VD adalah sebuah tanggal untuk untuk menghormati Dewi Juno yang dikenal dengan Dewi perempuan dan perkawinan, adalah suatu kepercaayaan bangsa Romawi Kuno bahwa Dewi Juno adalah Ratu dari Dewa dan Dewi bangsa Romawi. Kemudian diikuti oleh hari sesudahnya yaitu tanggal 15 Februari sebagai Perayaan Lupercalia yakni sebuah upacara pensucian serta memohon perlindungan kepada Dewa Lupercalia dari gangguan Srigala dan ganguan-ganguan lainnya. Versi Ketiga, Ken Sweiger dalam artikel "Should Biblical Christian Observe It?" mengatakan bahwa kata "Valentine" adalah berasal dari kata Latin yang memiliki arti : "Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat, dan Yang Maha Kuasa" yang ditujukan kepada Tuhan orang Romawi yaitu Nimrod dan Lupercus. Nah sekarang coba anda fikirkan apabila anda mengatakan "to be my Valentine" ini berarti anda memintanya menjadi "Sang Maha Kuasa" sesuatu yang sangat berlebihan sekali.

Apabila kita perhatikan beberapa versi di diatas, sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan hari kasih sayang, namun hanya sebagai penghormatan belaka. Apalagi di zaman sekarang dengan datangnya VD banyak orang yang memanfaatkannya dengan membuat produk-produk yang bernuansa Valentine, sebagai tanda kasih sayang yang dipersembahkan kepada sang kekasih, teman dan sebagainya, yang mengekor budaya barat dan tidak tahu asal muasalnya. Umumnya mereka saling mengucapkan "Selamat Hari Valentine", mengirim bunga dan kartu Valentine's Days, ada juga yang saling mencurahkan isi hati, bahkan menyatakan cinta dan kasih sayangnya yang mereka anggap "Inilah Hari Kasih Sayang". Rasulullah saw bersabda : "Barang siapa yang meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut." (H.R. Tirmidzi)
Kasih Sayang dalam Islam

Firman Allah swt.: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menjadikan kamu dari seorang laki-laki dan seorang wanita, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya saling mengenal. Sesungguhnya orang mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paing bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal." (Q.S. al-Hujurat:13).

Sebenarnya dalam Islam tidak mengenal Hari Kasih Sayang, kasih sayang dalam Islam terhadap sesama tidaklah terbatas dengan waktu dan dimanapun berada, baik untuk keluarga, kerabat, dan sahabat yang semuanya masih dalam koridor-koridor agama Islam itu sendiri. Nabi Saw., bersabda : "Cintailah manusia seperti kamu mencintai dirimu sendiri." (H.R. Bukhari). Islam sangat melarang keras untuk saling membenci dan bermusuhan, namun sangat menjunjung tinggi akan arti kasih sayang terhadap umat manusia. Rasulullah saw. bersabda : "Janganlah kamu saling membenci, berdengki-dengkian, saling berpalingan, dan jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Juga tidak dibolehkan seorang muslim meninggalkan (tidak bertegur sapa) terhadap sudaranya lewat tiga hari" HR. Muslim.

Disini jelas bahwa kita dianjurkan sekali untuk saling menjaga dan menghargai antar sesama sebagai tanda kasih sayang yang mesti dihormati. Hal ini untuk menghindari berbagai keburukan serta dapat mengenal antar sesama untuk memperkuat dan menjaga tali persaudaraan. Dalam hadits Nabi saw.: "Perumpamaan orang-orang Mukmin dalam hal kecintaan, kasih-sayang dan belas kasihan sesama mereka, laksana satu tubuh. Apabila sakit satu anggota dari tubuh tersebut maka akan menjalarlah kesakitan itu pada semua anggota tubuh itu dengan menimbulkan insomnia (tidak bisa tidur) dan demam (panas dingin). HR. Muslim. Bahkan dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Baihaqi melalui Anas ra. Nabi bersabda : "Tidak akan masuk surga kecuali orang yang penyayang", jadi jelas bahwa yang masuk surga itu hanyalah orang-orang yang mempunyai rasa kasih sayang yang tanpa dibarengi dengan niat-niat jelek.

Dengan datangnya Valentine's Day dikhawatirkan bagi kaum muda-mudi yang tidak mengerti akan mampu terjerumus dalam hal-hal negatif dengan mentafsirkan kasih sayang di hari yang special ini. Firman Allah swt.: "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (Q.S. al-Israa':32), yakni perbuatan yang dilarang oleh agama baik secara terang-terangan maupun yang tersembunyi. Oleh karena itu kita mesti sadar apa arti yang sesungguhnya sebuah kasih sayang.

Selain itu pula dijelaskan dalam perkara mencintai seseorang tidaklah boleh untuk berlebihan yang akan mengakibatkan penyesalan dan sia-sia belaka, sebagai etika untuk seorang muslim Rasulullah saw. bersabda : "Cintailah kekasihmu (secara) sedang-sedang saja, siapa tahu disuatu hari dia akan menjadi musuhmu; dan bencilah orang yang engkau benci (secara) biasa-biasa saja, siapa tahu di suatu hari dia akan menjadi kecintaanmu." (H.R. Turmidzi) dan masih banyak lagi diantara hadits Nabi saw. yang menerangkan tentang kasih sayang yang membawa kebaikan bagi umat manusia. Dengan demikian marilah kita mencontoh budi pekerti Nabi besar Muhammad saw., yang berdasarkan al-Qur'an dan Hadits sebagai jalan untuk kebaikan untuk di dunia dan hari kemudian.

Bahaya APRIL MOP

Pada tanggal 1 April
orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain
April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol
oleh tentara Salib lewat cara-cara penipuan
Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan
walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.




Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop, yang hanya berlaku pada tanggal 1 April, adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orang tua, saudara, atau sejenisnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop.

Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.

Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine's Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.

Tahukah anda, bahwa perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu, sesungguhnya berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan ???

April Mop, atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487, atau bertepatan dengan 892 H. Sejak dibebaskan Islam pada abad ke- 8M oleh Panglima Thariq bin Ziyad,Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur.

Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan.
Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Got dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur'an, namun bertingkah laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal.
Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya.

Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur'an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai Pasukan Salib . Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan.
Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.

Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan . Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak muslim Granadayang masih bersembunyi di rumah-rumah.
Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granadadan berlayar meninggalkan Spanyol.

Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granadakeluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan Salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka.

Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya. Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara Salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib segara membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.

Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April's Fool Day).
Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat Kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara Salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.

Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.

Wahai saudara-saudariku sesama Muslim, sampai hatikah Anda semua merayakan April Mop sekarang ini, setelah mengetahui apa yang sebenarnya melatarbelakangi perayaan yang diadakan dunia Barat setiap tanggal 1 April itu ???
Semoga membuka mata hati kita & Allah SWT akan menjadi saksi bagi kita semua. Amin.









Al-Baqarah ( 2 ) : 120. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.





Al-Maidah ( 5 ) : 51. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin( mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

Sabtu, 06 Februari 2010

Berita terbaru bambang irawan Hafiludin mantan Islam Jama'ah/jamaah354

ustdz bambang irawan adalah mantan jamaah354 yang karena kekecawaannya ia murtad dan mempropaganda dengan berita yang tidak benar dan jelas-jelas kebohongannya dan oleh beberapa pencari materi dalam dakwahnya seperti Hartono jaiz dimanfaatkan untuk mencari keuntungan (uang/dunia) yang berdasarkan fakta-fakta:
1. Ustdz Bambang irawan penulis buku tersebut adalah mantan jamaah354 yang dalam kiprahnya ia berniat untuk mencari kedudukan dalam jamaah, karena salah niat dalam ibadahnya tersebut oleh Allah ia dilencengkan/dijauhkan dari kebenaran Qur'an Hadits yang berbentu Jama'ah terbukti pada waktu ia ketemu orang2 jamaah354 dan dinasehati supaya kembali untuk tetap Qur'an Hadits Jama'ah ia balik berkata "Apa kamu (LDII) tidak paham tentang dalil yaitu keluarnya aku (bambang irawan) justru untuk memupuk kesuburan(membuat jadi lebih besar) jamaah /sebagai tumbal jamaah. Dari ini berarti Bambang Irawan masih mengakui bahwa Ajaran Qur'an Hadits Jama'ah benar. Dan usahanya untuk membuat jama'ah354 hancur sampai sekarang tidak berhasil karena Allah sendiri sudah menjamin yaitu "TanganKu (pertolonganKu) beserta jama'ah" dan karena Jama'ah354 dalam ibadahnya selalu murni tetap dalam Qur'an Hadits yang berbentuk Jama'ah ini.
2. Bambang Irawan yang dalam perjalanannya mencari kawan yang sama-sama kecewa selalu membuat berita bohong/fitnah karena dalam buku yang ditulisnya adalah memutar balikan fakta alias kebohongan, Untuk itu ia kemudian dilaporkan dan diproses hukum guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dan sekarang sedang divonis hukum (penjara) karena terbukti bersalah.
3. Buku karang tersebut yang oleh Hartono Jaiz dijadikan sumber untuk turut serta menghujat dan menyudutkan keberadaan Jama'ah354, apa itu bisa disebut seorang berpendidikan yang menggunakan buku orang lain yang notabenya belum terbukti kebenarannya karena hanya sebatas pengakuan sepihak oleh Bambang Irawan yang karena didasari rasa kekecawaanya karena niat untuk menguasai jamaah354 tidak berhasil. Hartono Zais dalam setiap acara dakwah dan pembicaraanya selalu menyinggung bahwa Jama'ah354 sesat berdasarkan buku dari bambang irawan saja. Dan sekarang Hartono jaiz tidak berani lagi karena dalam acara di Karanganyar ia didatangi masa yang tidak terima karena atas isi ceramahnya itu, dan selanjutnya ia diajukan ke proses hukum apabila masih mengulanginya.
4. BIla buku karangan itu dan pendapat Hartono jaiz benar mestinya Jama'ah menjadi hancur tetapi kenyataannya sejak buku itu diterbitkan jumlah jamaah354 semakin bertambah, sarana ibadah : masjid, pondok, wisma tamu, gedung semakin megah dan baik, sarana transportasi : sepeda motor, mobil hampir ditiap pelosok kepengurusan sak antero Indonesia ada. Infak, Sodaqoh, zakat semakin banyak terbukti Jama'ah tidak banyak meminta sumbangan dalam kegiatan ibadahnya. Mobilisasi masa dalam kegiatannya bertambah ramai dan makin lancar, meningkat, banyak pejabat pemerintahan yang ikut mendukung dan banyak prestasi-prestasi baik secara individu atau atas nama Jama'ah354 seperti Sepakbola, Pencak silat, seminar-seminar kebangsaan dan bahkan berkembang sampai ke Manca negara, seprti di Australia, Eropa, USA, Jepang, Suriname dan di Arab Saudi sendiri banyak sekali orang Jama'ah baik yang bermukim di sana atau dalam setiap tahunnya makin banyak jamaahnya yang menunaikan ibadah haji. ini menandakan bahwa informasi buku dan penceramah (hartono jaiz)ditambah lagi berita-berita yang disebarkan milis-milis di internet jelas kebohongan yang nyata. Bahkan sebelum Ulama Abd Dhohir meninggal Bambang irawan masih berkeinginan menemui untuk bagaimanacaranya supaya ia bisa menjadi Pimpinan Jamaah354, tetapi sekali lagi Allah masih ridho dan menyelamatkan Qur'an Hadits Jama'ah ini hingga sekarang dan hari kiamat nanti. amin!!

www.lantabur.tv
www.354jannah.blogspot.com
ustdz bambang irawan adalah mantan jamaah354 yang karena kekecawaannya ia murtad dan mempropaganda dengan berita yang tidak benar dan jelas-jelas kebohongannya dan oleh beberapa pencari materi dalam dakwahnya seperti Hartono jaiz dimanfaatkan untuk mencari keuntungan (uang/dunia) yang berdasarkan fakta-fakta:
1. Ustdz Bambang irawan penulis buku tersebut adalah mantan jamaah354 yang dalam kiprahnya ia berniat untuk mencari kedudukan dalam jamaah, karena salah niat dalam ibadahnya tersebut oleh Allah ia dilencengkan/dijauhkan dari kebenaran Qur'an Hadits yang berbentu Jama'ah terbukti pada waktu ia ketemu orang2 jamaah354 dan dinasehati supaya kembali untuk tetap Qur'an Hadits Jama'ah ia balik berkata "Apa kamu (LDII) tidak paham tentang dalil yaitu keluarnya aku (bambang irawan) justru untuk memupuk kesuburan(membuat jadi lebih besar) jamaah /sebagai tumbal jamaah. Dari ini berarti Bambang Irawan masih mengakui bahwa Ajaran Qur'an Hadits Jama'ah benar. Dan usahanya untuk membuat jama'ah354 hancur sampai sekarang tidak berhasil karena Allah sendiri sudah menjamin yaitu "TanganKu (pertolonganKu) beserta jama'ah" dan karena Jama'ah354 dalam ibadahnya selalu murni tetap dalam Qur'an Hadits yang berbentuk Jama'ah ini.
2. Bambang Irawan yang dalam perjalanannya mencari kawan yang sama-sama kecewa selalu membuat berita bohong/fitnah karena dalam buku yang ditulisnya adalah memutar balikan fakta alias kebohongan, Untuk itu ia kemudian dilaporkan dan diproses hukum guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dan sekarang sedang divonis hukum (penjara) karena terbukti bersalah.
3. Buku karang tersebut yang oleh Hartono Jaiz dijadikan sumber untuk turut serta menghujat dan menyudutkan keberadaan Jama'ah354, apa itu bisa disebut seorang berpendidikan yang menggunakan buku orang lain yang notabenya belum terbukti kebenarannya karena hanya sebatas pengakuan sepihak oleh Bambang Irawan yang karena didasari rasa kekecawaanya karena niat untuk menguasai jamaah354 tidak berhasil. Hartono Zais dalam setiap acara dakwah dan pembicaraanya selalu menyinggung bahwa Jama'ah354 sesat berdasarkan buku dari bambang irawan saja. Dan sekarang Hartono jaiz tidak berani lagi karena dalam acara di Karanganyar ia didatangi masa yang tidak terima karena atas isi ceramahnya itu, dan selanjutnya ia diajukan ke proses hukum apabila masih mengulanginya.
4. BIla buku karangan itu dan pendapat Hartono jaiz benar mestinya Jama'ah menjadi hancur tetapi kenyataannya sejak buku itu diterbitkan jumlah jamaah354 semakin bertambah, sarana ibadah : masjid, pondok, wisma tamu, gedung semakin megah dan baik, sarana transportasi : sepeda motor, mobil hampir ditiap pelosok kepengurusan sak antero Indonesia ada. Infak, Sodaqoh, zakat semakin banyak terbukti Jama'ah tidak banyak meminta sumbangan dalam kegiatan ibadahnya. Mobilisasi masa dalam kegiatannya bertambah ramai dan makin lancar, meningkat, banyak pejabat pemerintahan yang ikut mendukung dan banyak prestasi-prestasi baik secara individu atau atas nama Jama'ah354 seperti Sepakbola, Pencak silat, seminar-seminar kebangsaan dan bahkan berkembang sampai ke Manca negara, seprti di Australia, Eropa, USA, Jepang, Suriname dan di Arab Saudi sendiri banyak sekali orang Jama'ah baik yang bermukim di sana atau dalam setiap tahunnya makin banyak jamaahnya yang menunaikan ibadah haji. ini menandakan bahwa informasi buku dan penceramah (hartono jaiz)ditambah lagi berita-berita yang disebarkan milis-milis di internet jelas kebohongan yang nyata. Bahkan sebelum Ulama Abd Dhohir meninggal Bambang irawan masih berkeinginan menemui untuk bagaimanacaranya supaya ia bisa menjadi Pimpinan Jamaah354, tetapi sekali lagi Allah masih ridho dan menyelamatkan Qur'an Hadits Jama'ah ini hingga sekarang dan hari kiamat nanti. amin!!

www.lantabur.tv
www.354jannah.blogspot.com

Senin, 25 Januari 2010

Pemahaman Esensi Dakwah bil Hal amar ma'ruf Nahi Munkar

.orang beriman yang memiliki semangat dan giat ber amar ma'ruf nahi munkar mendapat predikat sebagai ummat yang terbaik,orang yang beruntung dan memiliki tanda tanda orang sholeh. .sebalikny,orang iman yang tidak punya semangat dan giat amar ma'ruf nahi munkar membawa resiko dilaknat Oleh AlLoh,doany tidak dikabulkan dan pertoloNgan AlLah tidak akan datang. .hasil yang diharapkan dari amar ma'ruf nahi munkar : aqidah semakin mantap,ketaatan kepada Allah dan rosul semakin meningkat n menguat, akhlak (akhlakul karimah) semakin baik

Belajar Memaafkan, dari kentang

Suatu ketika, ada seorang guru yang meminta murid-muridnya untuk membawa satu kantung plastik bening ke sekolah. Lalu, ia meminta setiap anak untuk memasukkan beberapa kentang di dalamnya. Setiap anak, diminta untuk memasukkan sebuah kentang, untuk setiap orang yang tak mau mereka maafkan.

Mereka diminta untuk menuliskan nama orang itu, dan mencantumkan tanggal di dalamnya. Ada beberapa anak yang memiliki kantung yang ringan, walau banyak juga yang memiliki plastik kelebihan beban.
Mereka diminta untuk membawa kantung bening itu siang dan malam. Kemana saja, harus mereka bawa, selama satu minggu penuh. Kantung itu, harus ada di sisi mereka kala tidur, di letakkan di meja saat belajar, dan ditenteng saat berjalan.
Lama-kelamaan kondisi kentang itu makin tak menentu. Banyak dari kentang itu yang membusuk dan mengeluarkan bau yang tak sedap. Hampir semua anak mengeluh dengan pekerjaan ini. Akhirnya, waktu satu minggu itu selesai.
Dan semua anak, agaknya banyak yang memilih untuk membuangnya daripada menyimpannya terus menerus. pekerjaan ini, setidaknya, memberikan hikmah spiritual yang besar sekali buat anak-anak. Suka-duka saat membawa-bawa kantung yang berat, akan menjelaskan pada mereka, bahwa, membawa beban itu,sesungguhnya sangat tidak menyenangkan. Memaafkan, sebenarnya, adalah
pekerjaan yang lebih mudah, daripada membawa semua beban itu kemana saja kita melangkah.
Ini adalah sebuah perumpamaan yang baik tentang harga yang harus kita bayar untuk sebuah kepahitan yang kita simpan, dan dendam yang kita genggam terus menerus. Getir, berat, dan meruapkan aroma yang tak sedap,bisa jadi, itulah nilai yang akan kita dapatkan saat memendam amarah dan kebencian.
Sering kita berpikir, memaafkan adalah hadiah bagi orang yang kita beri maaf. Namun, kita harus kembali belajar, bahwa, pemberian itu, adalah juga hadiah buat diri kita sendiri. Hadiah, untuk sebuah kebebasan. Kebebasan dari rasa tertekan, rasa dendam, rasa amarah, dan kedengkian hati.

http://lantabur.tv

"KELUARGA MU`MIN ADALAH KELOMPOK TERKECIL DIDALAM KOMUNITAS ORANG IMAN BAHKAN MENJADI BAROMETER LEVEL KOMUNITAS DI ATASNYA" ( I )

"KELUARGA MU`MIN ADALAH KELOMPOK TERKECIL DIDALAM KOMUNITAS ORANG IMAN BAHKAN MENJADI BAROMETER LEVEL KOMUNITAS DI ATASNYA"
( I )

Kalau keluarga orang iman bisa mewujudkan keluarga yg sakinah mawaddah warohmah dan bisa menghidupkan didalamnya:


1.mengaji Al-qur'an dan Al-hadist
2.mengamalkan Al-qur'an dan Al-hadist
3.mempersungguh dan membela didalam agama ALLOH
4.sambung persaudaraan sesama umat islam,dan selalu sambung/men update peraturan ALLOH,ROSUL dan para pengatur dan pengurus agama
5.mentaati perintah ALLOH,ROSUL dan para pengatur agama dan mentaati peraturan pemerintah yg syah serta berusaha menjadi warga negara yg baik


Maka dengan peparing ALLOH menjadi keniscayaan untuk kita bisa mewujudkan negara yg baldatun toyyibatun warobbun ghofur ,gemah ripah loh jinawi toto tentrem karto raharjoUntuk dapat,mewujudkannya, managemen keluraga harus terkelola dengan baik, dimana seorang suami/ayah sebagai imam/pemimpin keluarga dapat menjadi suami yg sholeh,menjadi pengayom ,pelindung yg mengatur keluarga dengan adil rofiq mukhsin,seorang istri/ibu sebagai wakil dan pengurus keluarga bisa menjadi istri yg sholekha bisa menjadi guru pembimbing utama untuk anak-anaknya
Nabi muhammad SAW bersabda:
Ingatlah setiap kalian adalah pengembala dan setiap kalian akan ditanya tentang pengembalaannya
seorang suami/ayah pengembala atas ahli rumahnya dan dia akan ditanya tentang kepengaturannya didalam kelurganya
dan seorang istri/ibu pengurus atas ahli rumah suaminya dan anak-anaknya dan dia akan ditanya tentang kepengurusannya (HR. Bukhori kitabulahkam hal 77-90)

Dan yg tidak kalah pentingnya nggota rumah tangga sebagai keluarga dimana para anggotanya sebagai manusia di samping membutuhkan sisi jasmani: makan, minum, pakaian dan lain-lain, dia juga membutuhkan sisi rohani. Kedua sisi ini saling mengisi dan berkait. Oleh karena itu keduanya mesti disinergikan. Salah satu sisi tidak patut mengambil jatah yang lain karena hal itu mengakibatkan ketimpangan. Jika sisi jasmani mendominasi maka anggota rumah tangga akan merasa gersang rohani. Seandainya mereka berbahagia maka itu hanya sebatas kebahagiaan lahir, sebaliknya jika sisi rohani mendominasi maka bisa mengakibatkan terbengkalainya sisi jasmani yang merupakan faktor penunjang bagi sisi rohani. Dalam kondisi sakit misalnya atau dalam kondisi lapar, jelas dalam batas-batas tertentu mengganggu sisi rohani,karenanya kemandirian ekonomi harus dihidupkan didalam keluarga dengan satu-satunya anggota keluraga mempunyai jiwa enterpreneur/jiwa pedagang seperti yg telah dicontohkan oleh ROSULULLOH SAW,beliau mempunyai jiwa dagang yg membuat beliau trampil dan mandiri,walaupun tidak harus semua anggota keluarga menjadi pedagang,dengan mempunyai jiwa dagang minimal mereka bisa kreatif,inovatif dan dapat menjual kemampuan prestasinya dan ide-ide kreatifnya sehingga mereka akan lebih mempunyai ketahan ekonomi,dan yg tidak boleh ketinggalan didalam mencari menikhtiarkannya harus diniati sebagai bagian dari ibadah kita kepada ALLOH AZZA WAJALLA

Selanjutnya setelah punya kemandirian duniawi kita harus ingat bahwa prioritas kita adalah ibadah ,materi dunia untuk menunjang kelancaran akhirat kita,masa depan yg gemilang yg harus kita capai sesungguhnya adalah surganya ALLOH, memperhatikan keadaan rumah tangga kaum muslimin saat ini, sisi rohani kurang –bahkan tidak- diberi perhatian memadai. Sisi jasmani begitu mendominasi. Suami atau bapak sebagai penanggung jawab berusaha memenuhi dan menyediakan apa yang dibutuhkan oleh keluarga dari sisi jasmani pada saat yang sama kebutuhan keluarga dari sisi rohani diabaikan. Dia mengira bahwa tanggung jawabnya selesai dengan memenuhi kebutuhan rumah tangga dari sisi jasmani padahal Allah berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (At-Tahrim: 6).